Kunjungan Habibie ke Garuda

oleh Eko Sutrisno Alkautsar pada 18 Januari 2012 pukul 12:33 ·

 

Berikut ini postingan menarik yang bisa menginspirasi kita semua untuk selalu bekerja keras dengan hati untuk menjadikan bangsa ini menjadi lebih baik. Sekedar share. Oh ya artikel ini saya dapat dari milis tangandiatas, yang kemudian saya pos ke website untuk berbagi dan mengisnpirasi kita semua.

Source : http://brosurkilat.com

Kunjungan BJ Habibie ke Kantor Manajemen Garuda Indonesia

Garuda City Complex, Bandara Soekarno-Hatta

12 Januari 2012

Pada usianya 74 tahun, mantan Presiden RI, BJ Habibie secara mendadak mengunjungi fasilitas Garuda Indonesia didampingi oleh putra sulung, Ilham Habibie dan keponakannya(?), Adri Subono, juragan Java Musikindo.

Kunjungan beliau dan rombongan disambut oleh President & CEO, Bapak Emirsyah Satar disertai seluruh Direksi dan para VP serta Area Manager yang sedang berada di Jakarta.

Dalam kunjungan ini, diputar video mengenai Garuda Indonesia Experience dan presentasi perjalanan kinerja Garuda Indonesia sejak tahun 2005 hingga tahun 2015 menuju Quantum Leap.

Sebagai “balasan” pak Habibie memutarkan video tentang penerbangan perdana N250 di landasan bandara Husein Sastranegara, IPTN Bandung tahun 1995 (tujuh belas tahun yang lalu!).

Entah, apa pasalnya dengan memutar video ini?

Video N250 bernama Gatotkaca terlihat roll-out kemudian tinggal landas secara mulus di-

escort oleh satu pesawat latih dan sebuah pesawat N235. Pesawat N250 jenis Turboprop dan teknologi glass cockpit dengan kapasitas 50 penumpang terus mengudara di angkasa Bandung.

Dalam video tsb, tampak para hadirin yang menyaksikan di pelataran parkir, antara lain Presiden RI Bapak Soeharto dan ibu, Wapres RI bapak Soedarmono, para Menteri dan para pejabat teras Indonesia serta para teknisi IPTN. Semua bertepuk tangan dan mengumbar senyum kebanggaan atas keberhasilan kinerja N250. Bapak Presiden kemudian berbincang melalui radio komunikasi dengan pilot N250 yang di udara, terlihat pak Habibie mencoba mendekatkan telinganya di headset yang dipergunakan oleh Presiden Soeharto karena ingin ikut mendengar dengan pilot N250.

N250 sang Gatotkaca kembali pangkalan setelah melakukan pendaratan mulus di landasan………………

Di hadapan kami, BJ Habibie yang berusia 74 tahun menyampaikan cerita yang lebih kurang sbb:

“Dik, anda tahu…………..saya ini lulus SMA tahun 1954!” beliau membuka pembicaraan dengan gayanya yang khas penuh semangat dan memanggil semua hadirin dengan kata “Dik” kemudian secara lancar beliau melanjutkan……………..“Presiden Soekarno, Bapak Proklamator RI, orator paling unggul, …….itu sebenarnya memiliki visi yang luar biasa cemerlang! Ia adalah Penyambung Lidah Rakyat! Ia tahu persis sebagai Insinyur………Indonesia dengan geografis ribuan pulau, memerlukan penguasaan Teknologi yang berwawasan nasional yakni Teknologi Maritim dan Teknologi Dirgantara. Kala itu, tak ada ITB dan tak ada UI. Para pelajar SMA unggulan berbondong-bondong disekolahkan oleh Presiden Soekarno ke luar negeri untuk menimba ilmu teknologi Maritim dan teknologi dirgantara. Saya adalah rombongan kedua diantara ratusan pelajar SMA yang secara khusus dikirim ke berbagai negara. Pendidikan kami di luar negeri itu bukan pendidikan kursus kilat tapi sekolah bertahun-tahun sambil bekerja praktek. Sejak awal saya hanya tertarik dengan ‘how to build commercial aircraft’ bagi Indonesia. Jadi sebenarnya Pak Soeharto, Presiden RI kedua hanya melanjutkan saja program itu, beliau juga bukan pencetus ide penerapan ‘teknologi’ berwawasan nasional di Indonesia. Lantas kita bangun perusahaan-perusahaan strategis, ada PT PAL dan salah satunya adalah IPTN.

 

Sekarang Dik,…………anda semua lihat sendiri…………..N250 itu bukan pesawat asal-asalan dibikin! Pesawat itu sudah terbang tanpa mengalami ‘Dutch Roll’ (istilah penerbangan untuk pesawat yang ‘oleng’) berlebihan, tenologi pesawat itu sangat canggih dan dipersiapkan untuk 30 tahun kedepan, diperlukan waktu 5 tahun untuk melengkapi desain awal, satu-satunya pesawat turboprop di dunia yang mempergunakan teknologi ‘Fly by Wire’ bahkan sampai hari ini. Rakyat dan negara kita ini membutuhkan itu! Pesawat itu sudah terbang 900 jam (saya lupa persisnya 900 atau 1900 jam) dan selangkah lagi masuk program sertifikasi FAA. IPTN membangun khusus pabrik pesawat N250 di Amerika dan Eropa untuk pasar negara-negara itu.Namun, orang Indonesia selalu saja gemar bersikap sinis dan mengejek diri sendiri ‘apa mungkin orang Indonesia bikin pesawat terbang?’

Tiba-tiba, Presiden memutuskan agar IPTN ditutup dan begitu pula dengan industri strategis lainnya.

Dik tahu…………….di dunia ini hanya 3 negara yang menutup industri strategisnya, satu Jerman karena trauma dengan Nazi, lalu Cina (?) dan Indonesia………….

Sekarang, semua tenaga ahli teknologi Indonesia terpaksa diusir dari negeri sendiri dan mereka bertebaran di berbagai negara, khususnya pabrik pesawat di Bazil, Canada, Amerika dan Eropa…………….

Hati siapa yang tidak sakit menyaksikan itu semua…………………?

Saya bilang ke Presiden, kasih saya uang 500 juta Dollar dan N250 akan menjadi pesawat yang terhebat yang mengalahkan ATR, Bombardier, Dornier, Embraer dll dan kita tak perlu tergantung dengan negara manapun.

Tapi keputusan telah diambil dan para karyawan IPTN yang berjumlah 16 ribu harus mengais rejeki di negeri orang dan gilanya lagi kita yang beli pesawat negara mereka!”

Pak Habibie menghela nafas…………………..

Ini pandangan saya mengenai cerita pak Habibie di atas;

Sekitar tahun 1995, saya ditugaskan oleh Manager Operasi (JKTOF) kala itu, Capt. Susatyawanto untuk masuk sebagai salah satu anggota tim Airline Working Group di IPTN dalam kaitan produksi pesawat jet sekelas B737 yang dikenal sebagai N2130 (kapasitas 130 penumpang). Saya bersyukur, akhirnya ditunjuk sebagai Co-Chairman Preliminary Flight Deck Design N2130 yang langsung bekerja dibawah kepala proyek N2130 adalah Ilham Habibie. Kala itu N250 sedang uji coba terus-menerus oleh penerbang test pilot (almarhum) Erwin. Saya turut mendesain rancang-bangun kokpit N2130 yang serba canggih berdasarkan pengetahuan teknis saat menerbangkan McDonnel Douglas MD11. Kokpit N2130 akan menjadi mirip MD11 dan merupakan kokpit pesawat pertama di dunia yang mempergunakan LCD pada panel instrumen (bukan CRT sebagaimana kita lihat sekarang yang ada di pesawat B737NG). Sebagian besar fungsi tampilan layar di kokpit juga mempergunakan “track ball atau touch pad” sebagaimana kita lihat di laptop. N2130 juga merupakan pesawat jet single aisle dengan head room yang sangat besar yang memungkinkan penumpang memasuki tempat duduk tanpa perlu membungkukkan badan. Selain high speed sub-sonic, N2130 juga sangat efisien bahan bakar karena mempergunakan winglet, jauh sebelum winglet dipergunakan di beberapa pesawat generasi masa kini.

Saya juga pernah menguji coba simulator N250 yang masih prototipe pertama……………..

N2130 narrow body jet engine dan N250 twin turboprop, keduanya sangat handal dan canggih kala itu………bahkan hingga kini.

Lamunan saya ini, berkecamuk di dalam kepala manakala pak Habibie bercerita soal N250, saya memiliki kekecewaan yang yang sama dengan beliau, seandainya N2130 benar-benar lahir………….kita tak perlu susah-susah membeli B737 atau Airbus 320.

***

Pak Habibie melanjutkan pembicaraannya………………..

“Hal yang sama terjadi pada prototipe pesawat jet twin engines narrow body, itu saya tunjuk Ilham sebagai Kepala Proyek N2130. Ia bukan karena anak Habibie, tapi Ilham ini memang sekolah khusus mengenai manufakturing pesawat terbang, kalau saya sebenarnya hanya ahli dalam bidang metalurgi pesawat terbang. Kalau saja N2130 diteruskan, kita semua tak perlu tergantung dari Boeing dan Airbus untuk membangun jembatan udara di Indonesia”.

“Dik, dalam industri apapun kuncinya itu hanya satu QCD,

? Q itu Quality, Dik, anda harus buat segala sesuatunya berkualitas tinggi dan konsisten? C itu Cost, Dik, tekan harga serendah mungkin agar mampu bersaing dengan produsen sejenis? D itu Delivery, biasakan semua produksi dan outcome berkualitas tinggi dengan biaya paling efisien dan disampaikan tepat waktu!Itu saja!”

Pak Habibie melanjutkan penjelasan tentang QCD sbb:

“Kalau saya upamakan, Q itu nilainya 1, C nilainya juga 1 lantas D nilainya 1 pula, jika dijumlah maka menjadi 3. Tapi cara kerja QCD tidak begitu Dik………….organisasi itu bekerja saling sinergi sehingga yang namanya QCD itu bisa menjadi 300 atau 3000 atau bahkan 30.000 sangat tergantung bagaimana anda semua mengerjakannya, bekerjanya harus pakai hati Dik………………”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti merenung sejenak mengingat-ingat sesuatu ………………………

“Dik, ……….saya ini memulai segala sesuatunya dari bawah, sampai saya ditunjuk menjadi Wakil Dirut perusahaan terkemuka di Jerman dan akhirnya menjadi Presiden RI, itu semua bukan kejadian tiba-tiba. Selama 48 tahun saya tidak pernah dipisahkan dengan Ainun, ………..ibu Ainun istri saya. Ia ikuti kemana saja saya pergi dengan penuh kasih sayang dan rasa sabar. Dik, kalian barangkali sudah biasa hidup terpisah dengan istri, you pergi dinas dan istri di rumah, tapi tidak dengan saya. Gini ya…………saya mau kasih informasi……….. Saya ini baru tahu bahwa ibu Ainun mengidap kanker hanya 3 hari sebelumnya, tak pernah ada tanda-tanda dan tak pernah ada keluhan keluar dari ibu……………………”

Pak Habibie menghela nafas panjang dan tampak sekali ia sangat emosional serta mengalami luka hati yang mendalam………………………..seisi ruangan hening dan turut serta larut dalam emosi kepedihan pak Habibie, apalagi aku tanpa terasa air mata mulai menggenang.

Dengan suara bergetar dan setengah terisak pak Habibie melanjutkan……………………

“Dik, kalian tau……………..2 minggu setelah ditinggalkan ibu…………suatu hari, saya pakai piyama tanpa alas kaki dan berjalan mondar-mandir di ruang keluarga sendirian sambil memanggil-manggil nama ibu……… Ainun……… Ainun …………….. Ainun …………..saya mencari ibu di semua sudut rumah.

Para dokter yang melihat perkembangan saya sepeninggal ibu berpendapat ‘Habibie bisa mati dalam waktu 3 bulan jika terus begini…………..’ mereka bilang ‘Kita (para dokter) harus tolong Habibie’.

 

Para Dokter dari Jerman dan Indonesia berkumpul lalu saya diberinya 3 pilihan;

1. Pertama, saya harus dirawat, diberi obat khusus sampai saya dapat mandiri meneruskan hidup. Artinya saya ini gila dan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa!2. Opsi kedua, para dokter akan mengunjungi saya di rumah, saya harus berkonsultasi terus-menerus dengan mereka dan saya harus mengkonsumsi obat khusus. Sama saja, artinya saya sudah gila dan harus diawasi terus……………3. Opsi ketiga, saya disuruh mereka untuk menuliskan apa saja mengenai Ainun, anggaplah saya bercerita dengan Ainun seolah ibu masih hidup.

Saya pilih opsi yang ketiga……………………….”

Tiba-tiba, pak Habibie seperti teringat sesuatu (kita yang biasa mendengarkan beliau juga pasti maklum bahwa gaya bicara pak Habibie seperti meloncat kesana-kemari dan kadang terputus karena proses berpikir beliau sepertinya lebih cepat dibandingkan kecepatan berbicara dalam menyampaikan sesuatu) …………………. ia melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, hari ini persis 600 hari saya ditinggal Ainun…………..dan hari ini persis 597 hari Garuda Indonesia menjemput dan memulangkan ibu Ainun dari Jerman ke tanah air Indonesia………….

Saya tidak mau menyampaikan ucapan terima kasih melalui surat…………. saya menunggu hari baik, berminggu-minggu dan berbulan-bulan untuk mencari momen yang tepat guna menyampaikan isi hati saya. Hari ini didampingi anak saya Ilham dan keponakan saya, Adri maka saya, Habibie atas nama seluruh keluarga besar Habibie mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya, kalian, Garuda Indonesia telah mengirimkan sebuah Boeing B747-400 untuk menjemput kami di Jerman dan memulangkan ibu Ainun ke tanah air bahkan memakamkannya di Taman Makam Pahlawan. Sungguh suatu kehormatan besar bagi kami sekeluarga. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan Garuda Indonesia”

Seluruh hadirin terhenyak dan saya tak kuasa lagi membendung air mata…………………………

Setelah jeda beberapa waktu, pak Habibie melanjutkan pembicaraannya;

“Dik, sebegitu banyak ungkapan isi hati kepada Ainun, lalu beberapa kerabat menyarankan agar semua tulisan saya dibukukan saja, dan saya menyetujui…………………

Buku itu sebenarnya bercerita tentang jalinan kasih antara dua anak manusia. Tak ada unsur kesukuan, agama, atau ras tertentu. Isi buku ini sangat universal, dengan muatan budaya nasional Indonesia. Sekarang buku ini atas permintaan banyak orang telah diterjemahkan ke beberapa bahasa, antara lain Inggris, Arab, Jepang….. (saya lupa persisnya, namun pak Habibie menyebut 4 atau 5 bahasa asing).Sayangnya buku ini hanya dijual di satu toko buku (pak Habibie menyebut nama satu toko buku besar), sudah dicetak 75.000 eksemplar dan langsung habis. Banyak orang yang ingin membaca buku ini tapi tak tahu dimana belinya. Beberapa orang di daerah di luar kota besar di Indonesia juga mengeluhkan dimana bisa beli buku ini di kota mereka.

Dik, asal you tahu…………semua uang hasil penjualan buku ini tak satu rupiahpun untuk memperkaya Habibie atau keluarga Habibie. Semua uang hasil penjualan buku ini dimasukkan ke rekening Yayasan yang dibentuk oleh saya dan ibu Ainun untuk menyantuni orang cacat, salah satunya adalah para penyandang tuna netra. Kasihan mereka ini sesungguhnya bisa bekerja dengan nyaman jika bisa melihat.

Saya berikan diskon 30% bagi pembeli buku yang jumlah besar bahkan saya tambahkan lagi diskon 10% bagi mereka karena saya tahu, mereka membeli banyak buku pasti untuk dijual kembali ke yang lain.

Sekali lagi, buku ini kisah kasih universal anak manusia dari sejak tidak punya apa-apa sampai menjadi Presiden Republik Indonesia dan Ibu Negara. Isinya sangat inspiratif……………….”

(pada kesempatan ini pak Habibie meminta sesuatu dari Garuda Indonesia namun tidak saya tuliskan di sini mengingat hal ini masalah kedinasan).

Saya menuliskan kembali pertemuan pak BJ Habibie dengan jajaran Garuda Indonesia karena banyak kisah inspiratif dari obrolan tersebut yang barangkali berguna bagi siapapun yang tidak sempat menghadiri pertemuan tsb. Sekaligus mohon maaf jika ada kekurangan penulisan disana-sini karena tulisan ini disusun berdasarkan ingatan tanpa catatan maupun rekaman apapun.

Jakarta, 12 Januari 2012

 

Salam,

Capt. Novianto Herupratomo

Iklan

Surat Cinta sang Profesor Cinta (BJ. Habibie)

Teman, tahukah kalian bahwa cinta itu indah, cinta itu merupakan ungkapan rasa kasih sayang, cinta itu luapan emosi kebahagiaan, dan cinta itu adalah sesuatu yang berkilau melebihi kilauan emas sekalipun.

Mungkin banyak kita mendengar kata-kata cinta dalam kehidupan kita, dan mungkin seringkali kita jumpai gelombang-gelombang cinta antar sepasang kekasih.

Wahai teman, alangkah indahnya cinta itu, hingga tidak ada seorang pun yang ingin lepas dari perasaan cinta itu sendiri, hingga sesuatu yang pasti memisahkannya. Ya…itulah maut (kematian). Itulah yang pasti setiap insan mendapatkannya. Dan kematian itulah yang hanya bisa memisahkan Prof. BJ. Habibie dengan istrinya (almh) Hasri Ainun Habibie di bumi ini. Cinta yang tulus, dan kesetiaan yang penuh telah dilakukan oleh BJ. Habibie untuk (almh) istrinya.

Dan Prof. BJ. Habibie bisa menjadi salah satu teladan untuk kita (pria) dalam memahami apa arti sebuah kesetiaan dan ketulusan terhadap pasangan kita, dan beruntunglah bagi kaum hawa (wanita) yang memiliki sosok pria seperti itu.

Dan inilah salah satu bukti kesetiaan dan ketulusan hati seorang Prof. BJ. Habibie yang tertuang dalam sebuah surat yang ia tuliskan, beberapa waktu setelah kepergian (almh) istrinya. Berikutkutipan isi suratnya.

================================================================================

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.

Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu. Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi……

……Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.


Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

BJ.Habibie.

 

==================================================================================

Selamat Tinggal (Almh) Ibu Ainun Habibie, semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT, dan diberikan tempat terbaik di sisi-Nya, amin. Dan cintamu akan selamanya bersemayam dalam diri suamimu, BJ.Habibie.

Semoga kita semua bisa mengambil pelajaran dari itu semua.

Nb: dari blog tetangga

Days

Kau pernah merasa, apabila bertemu dengan seseorang, hatimu berubah memerah, meluap hingga ubun ubunmu, menggusarkan jiwamu…..

Kau juga tentu pernah, bertemu seseorang, tiba-tiba hatimu berubah menjadi indah, seindah taman firdaus,

Itulah…….

Aku datang dari pagi-pagi buta, hanya untuk menjemput sesimpul  senyuman, sejuk memang…….

Tapi siang mulai menjelang… PANAS…!!!!

Dan aku melangkah gontai menghindari luapan api yang menari….

Aku pulang dengan mencari jalan yang lebih bijak….

Meski aku harus melewati alur yang lebih panjang… tapi aku rasa itu yang lebih baik…

Melewati  lautan antartika  menjadikan hati ini dingin, sedingin es, di musim salju

Kau sendiri…

Apa tidak bisa melupakan sejenak memori silam itu..??

Mungkin ada kata yang akan kau lontarkan di ujung lidahmu….

Begitu pula aku…

Tapi Kita lebih kuat dari alam yang bungkam

KaBaYaN Vs SaNgKuRiAnG

Ada satu hal menarik lagi yang  agak menggelitik perasaan saya, dan mungkin teman-teman juga.
Suatu hari ketika kita tidak sengaja ngobrol-ngobrol sekalian diskusi, saya merasa ada suatu benang pecut yang dilontarkan oleh cerita adik tingkat saya ini.
Adik tingkat saya bercerita bahwa ia bertemu sama anak SMA yang unik, yang  ia Mentor. Uniq sekali ternyata. Di saat usia seperti itu, mungkin jika teman-teman di tanya mengenai cita-cita… pasti tidak jauh dengan bercita-cita seorang  Dokter, Pilot, Arsitek, menjadi teknisi.. dan lain sebagainya. Uniq-nya, anak ini ingin menjadi pendongeng… WAWwww.  “Apa alasannya dek??” tanya adik tingkatku ini. Alasannya pun saya kira sangat….apa ya@#$^%^$&

Begini katanya: “ teh, saya pengen jadi pendongeng karena menjadi pendongeng itu bisa membentuk karakter setiap orang*mudah-mudahan bisa merubah karakter suatu bangsa.  Lihat teh, ketika kecil kita sering di kasi cerita namun tiap-tiap anak dikasi cerita yang berbeda.  Misalnya :

-orang padang di kasi cerita tentang Malinkundang yang pergi merantau untuk mengubah nasibnya menjadi lebih baik, dan lihat sekarang, kebanyakan orang padang tersebar, karena banyak yang merantau*teringat kata dosen saya bahwa Rumah Makan Padang sudah bisa Go Internasional.

-Juga dengan orang Jawa tengah-timur, cerita waktu kecil kita sering disuguhi tentang sebuah kerajaan, kepemimpinan Sailendra , dan Lihat sekarang, Presiden kita, hampir kebanyakan berasal dari daerah Jawa Tengah.

-Kita lihat sekali lagi tentang nenek moyangku seorang pelaut… banyak orang sulawesi yang mayoritasnya menjadi pelaut *pelaut disini bukan berarti hanya nelayan tapi yang saya maksud seperti  Kapten di kapal pesiar atau yang berhubungan dengan laut… ehh, ternyata yang saya liaat juga  iya… Mentri kelautan zamannya MeGawati,  Bpk Rohmin Dahuri, berasal dari Sulawesi, bpk Fadil periode SBY juga dari Sulawesi
– ORANG SUNDA JADI APA??sssst…
dan orang sunda kebanyakan dikasi cerita kayak cerita “Kabayan” yang notabene di cap”pemalas”
liahat ajja teh yang saya liat, kalo pagi-pagi orang sunda itu masih pake sarung…  bukannya kerja ato apalah.. githu” katanya

Sempat saya berbisik dalam hati, iya juga kali, yah, fenomena seperti itu memang  pernah saya lihat, malah sering. Tapi apa segitunya men-Cap orang sunda itu pemalas. Saya sendiri tidak setuju. Toh kita masi punya cerita lain, seperti Dayang Sumbi yang cantik nan awet muda, sampe-sampe anaknya sendiri tidak percaya sama perempuan itu, bahwa dia adalah ibunya… kenapa tidak mengindikasikan bahwa perempuan sunda itu cantik-cantik??

ckckkck.. saya jadi bangga..ayeee,
ayo siapa yang setuju??

Kenapa tidak menerjemahkan cerita itu, bahwa orang sunda itu pekerja keras, dan punya keyakinan tinggi, disitu pula ada romansa-romansa sastra, bahwa Sangkuriang rela berkorban, dan akan memberikan apa saja yang diinginkan perempuan yang ia cintai,sehingga dia rela membuat perahu dalam waktu 1 hari atas perintah perempuan yang ia cintainya. Kenapa tidak mengartikan bahwa laki-laki sunda itu orangnya rela berkorban, romantis… dsb. * 😛  ToNk  GeeR

Ah kawan… jangan mengindikasikan bahwa ras tertentu itu lebih baik…. ambil saja semua cerita baiknya, cerita memang perlu. Ya Perlu.. Seperti apa yang kau bilang di atas, bahwa karakter yang terbentuk adalah dari apa yang kita dengar.. Tepat seperti apa yang pernah baca dalam sebuah buku. Dirimu hari ini adalah akibat dari perbuatanmu dulu.
Ada beberapa yang dapat membentukk karakter seseorang, yaitu:
– apa yang kau baca hari ini,
– apa yang kau dengar hari ini,
– apa yang kau lihat hari ini,
-apa yang kau pikirkan hari ini,
– apa yang kau lakukan hari ini.

Karena  apa yang kau baca, kau lihat, kau dengar akan menjadi pemikiranmu, apa yang kau pikirkan akan menjadi perilakumu, apa yang menjadi perilakumu, akan menjadi kebiasaanmu, apa yang menjadi kebiasaanmu akan menjadi karaktermu, dan itulah diriimu, dan apabila karakter itu di akui oleh suatu lingkungan maka itu akan menjadi suatu budaya dalam masyarakat tersebut… ya mudah-mudahan siih.. karakter baik… lha.. giliran karakternya  ancur???
Hayoo, siapa yang mau tanggung jawab??

Intinya……………………………………………………
Be the Best…
dengarkan yang baik-baik, baca yang baik-baik*bukan GoShiip, Lihat yang baik-baik, lalu pikirkan apa saja yang baik-baik, dan lakukan yang TERBAIK
membaca cerita pun tidak terpaku pada cerita tempo Dulu… toh Hari ini banyak sekali Cerita kehidupan seseorang yang bisa dijadikan inspirasi buat Kita,
Terutama kisah Rosul kita nabi Muhammad SAW.. karena Beliau adalah panutan kita

* mungkin si adek mentor ini geram kali yah.. udah terlalu sering melihat orang sunda… *terutama kaum adamnya kayak demikian… yah.. jadikan introspeksi diri ajja.
Mau jadi Kabayan Atau Sangkuriang …. ckckckk, saya sih.. ga mau dua-duanya juga.., karena saya perempuan..hehehe..
Nb: tulisan ini TIDAK bermaksud menyinggung siapapun atau ras, suku apapun. Ini adalah pemikiran saya yang saya ambil dari kejadian sehari-hari.

JADI??? 

SuGeSt!

“Teteh, tadi ke Masjid sama siapa?”, tanya adik tingkatku yang juga sekaligus relasi, sahabat baikku di organisasi,

“Sendiri laaah…”,jawabku

Ooo, teteh golongan darahnya apa siih..

“A”, apa hubungannya?

Ohh , pantesan,, kalo aku golongan darahnya “B” aku tuch kalo kemana-mana harus di temenin teh… Kalo teteh kemana-mana kalo gada yang temenin tetep pergi sendiri yah…?

“iya”

“Pantesan teh,Katanya kalo golongan darah A itu orangnya Confident teh… tipe-tipe pemimpin githu…”

Teringat suatu waktu temannya dia juga pernah menyatakan kalo tipe golongan darah A itu “Egois”.

Bener ga siiih????#@!$%#^%$^$%&^%*

Aku sempet bilang… ko kalian percayaan siih sama mitos kayak githu…!!!

Emang itu Mitos teh???bukan teteh,,, itu tuh berdasarkan hasil penelitian orang jepang , katanya,, setiap orang yang memiliki golongan darah yang sama memiliki karakter, sifat yang mungkin agak mirip.  Katanya hal itu dibentuk oleh protein yang .. bla..bla..bla…shingga ,,bla..bla..bla…
Ada lho teh bukunya, dan saya pernah membacanya..
Nii aku sama temenku yang sama-sama golongan darah B, gak pernah bisa ngapalin jalan yang baru dilewati…

“O.. githu ya…”*belom percaya
aku pun searching teori-teori itu di mbah GooGle…

Ini dia tulisan yang ku dapat :

Di Jepang, ramalan tentang seseorang lebih ditentukan oleh golongan darah daripada zodiak atau shio. Kenapa? Katanya, golongan darah itu ditentukan oleh protein-protein tertentu yang membangun semua sel di tubuh kita dan oleh karenanya juga menentukan psikologi kita. Benar apa tidak? mari kita simak ramalan berdasarkan golongan darah :

SIFAT SECARA UMUM

A : terorganisir, konsisten, jiwa kerja-sama tinggi, tapi selalu cemas (krn perfeksionis). Pelupa, condong ke matematis,
B : Santai, easy going, bebas, dan paling menikmati hidup.
O : berjiwa besar, supel, gak mau ngalah, alergi pada yg detil.
AB : unik, suka hal aneh, banyak akal, berkepribadian ganda.

BERDASARKAN URUTAN

Yang paling sering terlambat dalam urusan waktu :
1. B (karena santai terus)
2. O (karena flamboyan)
3. AB (karena gampang ganti program)
4. A (karena gagal dalam disiplin)

Yg paling susah mentolerir kesalahan orang :
1. A (karena perfeksionis dan narsismenya terlalu besar)
2. B (karena easy going tapi juga easy judging/gampang menghakimi)
3. AB (karena asal beda)
4. O (karena judging tapi juga easy pardoning/gampang memaafkan)
Yang paling bisa dipercaya :
1. A (krn konsisten dan taat hukum)
2. O (demi menjaga balance)
3. B (demi menjaga kenikmatan hidup)
4. AB (mudah ganti frame of reference)

Itu beberapa contoh sifat yang aku copy dari salah satu website, tidak seluruhnya saya tampilkan karna terlalu banyak. Dan mungkin sebagian memang benar adanya, agak-agak mirip dengan sifat saya, yang saya sadari. Tapi mungkin Kadar tiap2 orang berbeda. Misalnya, gol darah A terorganisir, nampaknya saya 65% seperti itu tapi prakteknya ketika semangat saya turun saya tidak mentaati peraturan yang saya buat sendiri, dan itu bertentangan dengan sifat Gol. Darah A yang taat hukum dan konsisten. Malah saya sendiri merasa, suka plinplan dalam memilih..

Perfectionis & terlalu cemas : mmmm.. perfectionist saya rasa tidak, tapi untuk hal-hal tertentu mungkin iya, apakah perfectionis itu sama dengan idealis?? Memang Ada beberapa bilang saya terlalu idealis,, tapi sampai saat ini saya belum bisa menyadari … Idealis dari mananya???
Cemas.. nah kalo ini saya menyadari betul bagaimana sifat saya… terlalu mencemaskan sesuatu, walaupun orang bilang luarnya CALM  ..ckckck.., tapi temen dekatku pasti tau ada saat dimana saya terlalu mencemaskan sesuatu, contoh Realnya : ada tiap-tiap kejadian yang bisa bikin aku Stress bukan kepalang . Setiap 3 tahun sekali, dulu sewaktu peralihan dari SD ke SMP, dari SMP ke SMA, dan dari SMA ke Universitas, pengalaman saya mengatakan bahwa setiap kejadian itulah saya dihantui kecemasan berlebihan, ampe pusing , mual-mual, dsb,lah… entah apa yang bikin saya jadi githu….

Tapiii…… dari penataran saya di atas,menurut saya,  semua kembali ke fikiran kita, sugesti kita,
sesuai dengan firman Allah bahwa “Aku berdasarkan prasangka hambaKu”.

Tentunya kita ingin menjadi pribadi yang baik, baik di mata Allah juga dimata manusia,.. saya kira sifat-sifat diatas merupakan suatu keunikan tersendiri bagi tiap-tiap makhluk.. dan kita, Insya Allah bisa merubah sifat kita yang kurang baik menjadi lebih baik.  Jangan terlalu percaya dengan suatu ramalan walaupun itu benar berdasarkan hasil penelitian, sehingga menjadikan kita permisif terhadap sifat buruk kita.

Nampaknya cerita ini mirip dengan buku yang saya baca. Judulnya TERAPI BERFIKIR POSITIF karya Dr. Ibrahim Elkifly. ketika kita disodorkan oleh sebuah keyakinan atas suatu penelitian, seringkali kita mempercayainya.  Apalagi penelitiannya dilakukan oleh orang luar(barat) yang notabene sering kali kita agul-agulkan.. 😛
Satu penelitiian tentang kekuatan keyakinan pernah dilakukan oleh Universitas Yale, AS. Kepada para mahasiswa  dikatakan bahwa, “orang yang bermata biru jauh lebih cerdas daripada orang yang bermata hitam. Hasil belajar mereka jauh lebih baik.” Tidak ada penjelasan lebih, tapi sesuatu yang menakjubkan terjadi. Hasil belajar mahasiswa bermata biru berkembang sangat pesat. Sebaliknya, nilai  yang didapat mahasiswa bermata hitam merosot tajam. Para peneliti kembali mengumpulkan mereka. Kepada para mahasiswa itu disampaikan bahwa telah terjadi kesalahan dalam penelitian. Sebab, mahasiswa bermata hitam ternyata jauh lebih cerdas dibanding mahasiswa bermata  dengan warna selain hitam. Para peneliti kemudian meminta maaf kepada semuanya.
Untuk kedua kalinya, terjadi peristiwa yang sangat mengejutkan. Hasil ujian mahasiswa bermata hitam melesat tinggi. Sebaliknya, hasil ujian yang diperoleh mahasiswa bermata biru merosot tajam. Setelah itu, para peneliti mengumpulkan mereka kembali . kepada mereka dikatakan bahwa warna mata tidak ada hubungannya dengan kecerdasan. Para ahli juga menyampaikan bahwa yang mereka lakukan hanyalah meneliti  tentang kekuatan keyakinan. Dijelaskan juga bahwa hasil yang diperoleh kedua kelompok mahasiswa tersebut bukan karena warna mata, melainkan karena keyakinan bahwa mereka lebih unggul. Karena keyakinan ini, terbentuklah CITRA DIRI yang kuat pada setiap mahasiswa yang membuat sikap mereka berjalan seperti keyakinan dan citra diri mereka. Itulah yang mempengaruhi hasil ujian yang mereka dapatkan. ….

Saya kira fenomena tentang Golongan darah pun Rada mirip…

MeNuLiS

Sejujurnya,……

Saya ga suka nulis,  jika kalian tau,  catatan kuliah saya pasti akan sangat terkejut melihat kejanggalan yang terjadi,

“Apa itu…??”

Rasanya tak perlu dikatakan kembali deeh….

saya malas sekali menulis, kalaupun catatan kuliah saya penuh, itu karena saya paksakan diri saya untuk menulis karena teman-teman sekelas saya banyak yang ga nulis,… artinya jika saya meminjam catatan temanLANGKA yang menulis, saya perlu mengantri beberapa hari, em… atau lebih tepatnya beberapa minggu…em… atau paling tepat mendekati ujian.

Arrghh Bosen udah nunggu, lama antri, mendekati ujian Lagi….

Pernah, ketika SMP dulu, ada pelajaran bahasa Inggris materinya writting,… Guru B.Inggris saya mengomentari tulisan saya, bukan karena banyak VoCab yang salah, atau pun ketinggalan satu huruf, tapi..dia berkomentar…

“Apakah ini tulisan seorang wanita atau laki-laki?”

DING…..!!!!@#$^$%^&*^*^&*$%^$*

Sontak lah.. temen-temen sekelas yang liat,, pada ngetawain saya….

malah temen saya bilang “itu tulisan kayak ceker ayam”” #$%^@^%&*(&*^&$!

Saya jawab ajja “Baguslah,, Aku kan Calon Dokter… bakatku udah ketauan dari Tulisan ”

mulailah jadi suatu bahan ejekan teman2,,

Risih… iya !! dan makin sebel yang namanya menulis,

sebetulnya ada tulisan yang lebih jelek dari saya, tapi mungkin tulisan saya rada uniq githu jadi dijadiin bahan ejekan….

Lalu kenapa hari ini si saya menulis???

karena saya ga nulis pake pulpen,, hehehe..
bukan…bukan..bukan…,, tapi karena emang harus kali… yah…

paling tidak ini yang akan menjadi jejak, yang akan saya warisi…, sebagai tonk untuk menampung berbagai pemikiran saya.
Sotoy…

Dari dulu emang agak tertarik nulis di Blog, suka liat-liat Blog orang kayaknya seru… ngasi inspirasi, buat Siapa ajja yang Lewat ato mampir secara sengaja ataupun ga sengaja.

Awalnya, saya pernah bikin Blog di situs lain,, ini bukan yang pertama, lho!!
saya sudah bikin beberapa Blog, namun karena saya lupa alamat & passwordnya, “emang yang namanya penyakit lupa itu agak susah di hilangin”, jadilah saya bikin yang baru. Mudah-mudahan ini yang terakhir, amiiin…

agak susah juga ngotak-ngatik wordpress, secara temen-temen saya pada pake Blogspot,

*ni anak, beda sendiri…!!!

Well, mungkin segithu ajja dulu tulisan yang saya tulis, mungkin  ini hanya sebagai pembukaan ceremony saja,, wkwkwk. 😀

mampir yang sering ya….!!! mudah-mudahan dapet pahala, dapet doorprize, juga,hehehe…

 

Stagnan

Diriku Larut dalam kebingungan…

kebingungan atas ketetapan….

Ketetapan yang tidak bisa digugat..

Hey….. Sedang apa kamu….!!

hanya mengintip sebaris topeng kehidupan…yang tak pernah berhenti menjamah manusia…..

Maya….

Apa kamu melihatnya….
Ya.. aku Lihat, tapi aku diam

hah… Bodoh!!!

serentetan dosa membuntutimu…

apa kau akan tetap diam dalam kegelapan itu???

tidak… kawan… aku hanya menunggu waktu untuk berbicara…

berbicara dengan lantang…agar suaraku bisa di dengar….

Lalu..?? bagaimana jika suaramu tiba-tiba menghilang dalam keheningan….

orang lain tetap tidak akan bisa mendengarmu….

Lalu apakah aku harus beradu mulut dalam keramaian… dan sama saja bagiku,,,, orang lain tidak akan bisa mendengar suaraku……

Payau

Masih Mencoba memahami arti kalimat yang terselubung ini….

Aku telah lama menapaki, jejak-jejak hitam dalam permadani pasir putih yang menghampar….

Ku telusuri  labirin dalam otakku,,, mencari makna itu….

Namun apa yang kudapat????

Sama seperti semula…..

Aku masih belum memahami…. apa arti kata itu…..

Terlalu dangkal aku memahami….. pemikiran Langitmu

Sama halnya seperti aku mengatakan  “ya… ini air payau!”

Namun menurutmu itu bukan

Kau bilang ini wine….

Dibuat dengan racikan khusus yang memabukkan….

Payah….!!

 

Awkward Stalker

Aku melihatmu dari kejauhan

Aku teringat dimana , disaat kita tidak memiliki apa yang kita inginkan.
Aku teringat ketika kita bersama , bercengkrama, menatap langit biru, penuh dengan awan putihNya,
disaat kita merencanakan masa depan, menata tempat yang kita pijak, yang terlanjur untuk dilewati..
Aku teringat ketika kita berdiri, dan lalu duduk kembali dengan penuh kebingungan, hanya untuk melewati satu hari yang amat sangat menentukan kita kedepan..
Rasanya amat melelahkan jika aku harus mengingatnya kembali memori itu,,,,
Diantara kita tidak ada yang tau…..
Hari ini aku merasa kau dekat… Dekaaat sekali…. Aku tau kau ada…..tapi kau tak nyata…
AnGaN.. kOsoNg….
Kau tidak tau  akan kepergianmu itu telah mengisahkan 1000 warna cerita dalam hidupku….
Dulu aku berharap..hadirnya kau disini, akan bisa menjadi partnerku dalam mengubah keadaan…
Dari SEMANGATmu aku BelaJaR
Dari SEMANGATmu setidaknya rasa malas untuk pergi berjuang akan malu hinggap di pundakku….
Dari SEMANGATmu, aku mengerti keikhlasan , mengerti akan sesuattu yang ALLAH berikan, itulah yang terbaik….
Aku merasa kau memiliki aura itu…aku tau kau baik…
Aku yakin itu… Meski dalam wujudnya Aku belum tau….
Meski aku menatapmu dari kejauhan…
Aku tak yakin jika berjuang sendiri..
Tapi bukan berarti aku tak yakin dengan kekuatan Allah..
Aku Yakin,, Allah akan bantu…
hanya saja penopang ini terlalu lemah…
entah disana kau berbuat apa…
yang pasti, ketika kejutan itu datang menemuimu…tentu amat sangat membanggakan dirimu, juga orang disekitarmu, begitu pula diriku…
Tapi kau tidak tau itu semua,, kau tidak menyadarinya…
Ini hal yang teramat LanGka…
Aku tidak tahu kau secara pasti….
tapi aku peprnah mengintaimu dalam suatu keadaan….
Di jalan.. di dunia nyata…di dunia maya… bahakan sampai ke angkasa, dan jika harus menaiki paus akrobatis untuk menyusuri dalamnya lautan atlantik pun akan aku lakukan….
Namun sayang,,,, jejak itu menghilang….
mungkin aku harus mencarinya….
sejuta koin emas,,akan aku kumpulkan.. untuk menyusuri jejak itu…….
terlalu melankolis ternyata jika aku sebutkan bahwa ketiadaanmu,,itu membutku selalu merasakan “ada sesuatu yang hilang……”
ya aku sedih….
tapi aku tidak akan memaksamu untuk ada disini…
aku juga tidak berharap kamu disini, Hari ini……
karna aku tau. kau akan kembali.. kau begitu berharga dimataNya..
terlalu mahal jika kau tetap disini…..
untuk itulah aku mengerti mengapa Tuhan mengambilmu…
dan menempatkanmu di tempat yang Lebih Indah….di tempat yang jauh dariku….
terkadang aku meminta Tuhan…”mengapa tidak membawaku saja sekalian…ke tempat itu?”
tapi…..aku tau.. aku tak cukup layak di ranah itu…

AnGiN

ANGIN, 3

“Seandainya aku bukan   ……
Tapi kau angin!
Tapi kau harus tak letih-letihnya beringsut dari sudut ke sudut kamar,
menyusup celah-celah jendela, berkelebat di pundak bukit itu.
“Seandainya aku . . . ., .”
Tapi kau angin!
Nafasmu tersengal setelah sia-sia menyampaikan padaku tentang perselisihan antara cahaya matahari dan warna-warna bunga.

“Seandainya  ……
Tapi kau angin!
Jangan menjerit:
semerbakmu memekakkanku.

Perahu Kertas,
Kumpulan Sajak,1982

Oleh :Sapardi Djoko Damono