Flower from Kind

Image

Suddenly,  when I sat in the Faperta room, Kinda came up to me and gave a small flower

I was surprised,
“this is for me?”
kinda noded ….
“thank you so much .. kinda…”

For me, flower can symbolizes our love to someone,
I love to get flowers from Kinda
although it small but it fragrance like jasmine

Thank you so much… Kinda……

Iklan

Bukan Aku tak Setia….. ^o^

Bukan aku tak setia…..

Hari kamis lalu…. mantap banget temen temen ngomelin saya… hmmmmm……

Ceritanya karena saya gonta ganti nomer hp. Masalahnya komunikasi jadi ga lancar, ada yang nanya jadwal kuliah, di ruang apa , jam berapa., ada pengumuman rapat, .. semuanya jadi gada yang aku bales,.. ckckckck,, bikin orang BT ajja… 😀

Tidak bermaksud memusingkan kalian, kawan-kawan….

Biar saya klarifikasi ya,…. berhubung saya bingung manggilin wartawan buat konferensi pers,,, jadi melalui blog saya ini mudah-mudahan bisa menghilangkan ke Btan kalian……

No M* saya yang tadinya tidak akan saya ganti selamanya…. ternyata sudah hangus,,karena ternyata kartu SIMnya ada yang ngeluarin dari Hp, kartu ini emang udah di piara, alasannya menggunakan kartu ini memang karena ada SMS gratisnya setelah menggunakan beberapa kali sms, konfliknya, ketika saya sering maketin buat telphon-telphonan dengan tante saya, tiba tiba saya jadi boros, karena dengan otomatis paket SENYUM tidak akan berlaku lagi. Tapi sayangnya karena saya malas ke Indosat buat nanya –nanya balikin ke paket SENYUM biar lebih murah SMSan ternyata  sudah terlambat. Karena ajalnya sudah datang lebih dulu.

Ke-2  akhirnya saya nyoba pake Ax*s ,saya memang telah membuat pengumuman penggantian nomor bahwa no ini hanya untuk sementara, karena kartu ini menawarkan banyak sms gratis, sama seperti kartu yang di atas,. Tapi……ternyata kartu ini sering sekali gada sinyalnya. Apalagi kalo di rumah.  Sebel banget kan….. sampai kejadian waktu  janjian nonton sama bu Intan, ini hp tiba-tiba gada sinyalnya, gawat banget….!!! eh taunya, aku nungguin di tempat lain, malah temen saya yang nonton sendiri, padahal yang ngajak nontonnya lita sendiri… ~.~

Nah kemarin-kemarin  kan saya mau ganti kartu lagi, ternyata kartu M* nya lagi kosong, karena saya lagi butuh banget akhirnya saya beli yang @$, saya ga tau tarif Sms nya berapa, tapi yang pasti mahal banget pake kartu ini kalo Cuma dipake sms-an dibanding kartu lain, kartu ini cocoknya buat yang suka telfon-telfonan. Berhubung  saya sukanya menggunakan sms-an buat Jarkom, sebetulnya berat hati membelinya.

SMS udah aku sebar, kalo sekarang  Litta Cuma pake kartu merah putih ini ajja dan menyuruh kalian meremove nomer yang dulu. Dan bodohnya saya, saya lupa, kalo nomer Ax*s itu, adalah nomer yang aku cantumkan waktu mengajukan lamaran, nomer yang dikasihin ke dosen,nomer yang dikasihin buat data ke bank, dikasi k pembeli,dll,  walhasil  saya ga jadi membuangnya, karena di lain hal juga kartu itu baru ajja aku isiin pulsa. #@$%^%E$#^&^*&%^$%^%&*

Akhirnya saya sering bongkar pasang antara Ax*s n kartu merah  putih tersebut. Saya ga bisa membuang si Ax** dalam waktu dekat ini. Mungkin dalam dua atau tiga bulan kedepan baru saya akan membuangnya. (dalam hal ini ko aku jadi kayak yang di peras sama si kartu…??)

Jadi mohon maaf yang sebesar-besarnya……… ya……. !!! 🙂

IntroVert

Image

“Ada sosok penyendiri di antara orang-orang yang sedang bergumul. Ada sosok pendiam di antara sekelompok orang yang sedang berinteraksi. Ada sosok yang terlihat serius di tengah keadaan yang tenang. Ada juga sosok yang terlihat acuh di tengah suasana yang tegang. Sosok ini berbeda,tak seperti kebanyakan orang. Namun ia bukanlah pemalu ataupun seorang yang berpenyakit ,  tetapi ia justru sedang memerhatikan. Ia senang menganalisa keadaan. Ia seorang Introvert.”*google

 

Setiap orang memiliki kepribadian yang berbeda-beda , ada sifat baiknya, ada juga sifat buruknya, ada kelebihannya, ada pula kekurangannya. Tapi hal ini bukanlah menceritakan kebaikan ataupun keburukan seseorang, melainkan tentang keuniqan kepribadian manuusia.

 

Ada beberapa alasan saya mengambil tema Introvert kali ini. Ini terlebih karena saya cenderung memiliki sifat ini. Mungkin ini bisa menjadi catatan kecil bagi kalian yang pernah bertanya tentang keanehan saya… ckckckck…. 😀

 

Introvert adalah sebuah sifat dan karakter yang cenderung menyendiri. Mereka adalah pribadi yang tertutup dan mengesampingkan kehidupan sosial yang terlalu acak. Antonim dari sifat Introvert adalah Ekstrovert. Sifat Ekstrovert lebih membutuhkan sosial, cahaya, kebisingan, ruang lingkup yang luas dan sebagainya. Sedangkan Introvert lebih membutuhkan sebuah teh hangat dan berkumpul bersama beberapa teman dekat saja daripada pergi ke tempat yang penuh dengan orang asing. Introvert membenci basa-basi, oleh sebab itu mereka senang dengan perbincangan yang padat dan bersifat informatif.

 

*Saya pernah berfikir bahwa kebanyakan orang lebih mengakui extrovert di banding introvert. Sehingga orang introvert seringkali disebut orang aneh dalam kehidupan real. Sebetulnya tidak ada yang lebih baik dalam kehidupan ini. Entah itu ekstrovert, ataupun introvert. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan pada masing-masingnya. Tapi pada intinya kita tetap membutuhkan kedua sifat itu. Katakanlah 50:50.

 

Jadi, apa kelebihan yang dimiliki oleh seorang Introvert?

 

@berikut artikel dari google….

 

Seorang Introvert lebih fokus kepada hal yang bersifat psikis daripada fisik. Mereka senang menjelajahi ruang pikirnya, mereka membaca buku, menonton tayangan yang dapat mengasah otak, karena mereka haus dengan segala hal yang berbau informasi. Majalah American Journal of Psychiatry menyatakan bahwa, ada lebih banyak darah yang mengalir di daerah Anterior pada otak bagian depan seorang Introvert. Bagian ini berfungsi sebagai pengolah inti, seperti merencakan sesuatu dan pemecahan masalah. Itulah sebabnya mengapa mereka memiliki kekuatan konsentrasi yang baik, mereka cepat menangkap dan berintelegensi tinggi (bagian ini bertentangan dengan saya yang sering di panggil lelet *tapi tidak dalam berhitung,). Introvert adalah pemikir yang dalam. Mereka mampu melihat suatu hal dari segi manapun, berbeda dengan seorang Ekstrovert yang cenderung berpikir secara momentum saja. Selain itu mereka pandai dalam memilah sesuatu, baik itu hal kecil maupun besar, hal yang berguna maupun tidak.

 

Jika memang pemikiran Introvert sebaik itu, bagaimana dalam hal berbicara? Apakah mereka dapat  menyampaikan pesan secara detil seperti yang ada di pikirannya?

 

Dalam sebuah survey di kolom web LiveScience.com, reporter Rachael Rettner menulis bahwa, apabila ada dua orang Ekstrovert dan Introvert yang dihadapkan dengan sebuah pertanyaan, maka Ekstrovert akan menjawab secara Hiperbola, sedangkan Introvert menjawab dengan Akurat. Apabila mereka melihat seekor ulat di atas makanannya, maka seorang Ekstrovert akan bereaksi melebih-lebihkan daripada seorang Introvert. Apabila dua orang Ekstrovert dan Introvert dihidangkan sebuah makan siang dalam waktu yang bersamaan, maka seorang Ekstrovert akan berkata, “Makanan ini enak sekali! Belum pernah saya merasakan yang seenak ini” lalu seorang Introvert akan menjawab, “Iya, enak.”( aku banget ^.^ to the point) Dari segi pemahaman dan informasi pendapat mereka berdua jelas berbeda. Itulah sebabnya mengapa kepribadian Ekstrovert dianggap sebagai perusak survey atau membuat sebuah survey menjadi tidak akurat. Karena Ekstrovert memberikan informasi secara berlebihan, sehingga pencatat survey lebih mempercayakan seorang Introvert dalam hal pendataan, ucap Donna McMillan seorang peneliti sekaligus ahli psikologi di St. Olaf College.

 

Bahkan di dalam dunia kerja, seorang Introvert dapat bersikap tenang menghadapi segala tekanan dan permasalahan. Mungkin karena kebiasaan mereka yang menyendiri sehingga emosi mereka terlatih untuk tetap stabil. Selalu berpikir sebelum berbicara adalah suatu naluri lahiriah bagi mereka. Introvert akan berhati-hati saat menjelaskan pendapatnya, karena mereka tak suka dengan pertikaian yang tak ada hasil. Oleh sebab itu mereka cenderung menjadi pendengar yang baik. Namun, di balik itu semua, seorang Introvert yang sedang mendengar sangat pandai dalam menggabungkan fakta-fakta dan prinsip serta pemikiran orang lain, kemudian dijadikannya sebuah klausa sebab-akibat yang baik, lalu dikemas rapih dan terbentuklah sebuah tesis, sebuah jawaban yang dapat menjadi pemecah masalah bagi sebuah perdebatan yang terjadi. Bagi Introvert diam bukan berarti tak mengerti atau tak peduli, tetapi mereka menganalisa. Kedetilan mereka akan segala hal membuat Introvert menjadi pekerja yang baik.

 

Di dunia seni, Introvert adalah penguasa. Ahli psikologi sekelas Mihaly Csikszentmihalyi dan Gregory Feist mengatakan bahwa, orang-orang Introvert adalah orang dengan kreatifitas berkelas nomor satu. Faktor ini terjadi karena mereka dapat menyelam penuh ke dalam pemikirannya. Membaur bersama intuisi dan ketenangan yang bersinergi dengan sunyi. Itulah syaratnya agar dapat menciptakan sebuah Adikarya. Biasanya seorang Introvert gemar menulis. Karena dalam menulis mereka dapat lebih terbuka dalam mempresentasikan pikiran ataupun membagikan pengalamannya kepada orang lain.

 

Ada sebuah fakta menarik dalam sebuah artikel di psychologytoday.com, yang menuliskan bahwa, orang yang Ekstrovert lebih mencari kebahagiaan dan kehidupan yang positif. Tetapi, bukan berarti Introvert mempunyai sifat yang berkebalikan, seorang Introvert tidak pernah mengategorikan dirinya sebagai sesuatu yang positif ataupun negatif, ia lebih cenderung menuju netral dalam kehidupannya. Seimbang, seperti Yin dan Yang. Mereka sosok yang bersahaja. Sebagai contoh, Mahatma Gandhi , dia adalah Introvert, Ghandi bersikeras memperjuangkan perdamaian demi  kebersamaan. Ia menetralkan semua bentuk perbedaan.

 

Selain Mahatma Ghandi, ada pula tokoh dunia yang lainnya, yaitu Albert Einstein, Bill Gates, Michael Jordan, Julia Roberts, Nicole Kidman, dan J.K Rowling. Mereka mampu membuktikan bahwa, dunia pun membutuhkan mereka. Jika kau senang dengan kartun dan tokoh pahlawannya, maka hampir dari semua pahlawan itu bersifat Introvert. Saat tak dibutuhkan mereka menjadi orang biasa, namun saat keadaan genting mereka berubah menjadi sosok yang luar biasa.

 

Dan ini adalah sepenggal kutipan dari Nicole Kidman, ia pernah berkata, “…… Sementara introvert adalah kelompok minoritas dalam masyarakat, mereka membentuk sebuah mayoritas bagi orang-orang yang berbakat.”

 

Introvert memang pendiam namun memiliki sosok yang luar biasa di dalam tubuhnya. [satria gumilang]

 

I miss U Beach……

aku merindukan pantai……….

dengan pasir putihnya………..

dengan kilauan air lautnya…………………

dengan ketenangan ombaknya………..

dan kesejukan angin lautnya…………………….

semuanya aku rindukan……………

melihat luasnya laut……… membuatku ingin terus mengarungi hidup……

melihat terbitnya sang mentari……. mengajariku untuk tetap Survive……….

dan ketika Sunset menjelang……… aku harus sadar bahwa hidup tak selamanya, terang……..

ada saatnya Langit itu Gelap……….

dan disaat itulah…… kau akan tau…… siapa yang menemanimu dengan kesetiaannya

da ia  memberikan cahayanya …….. ketika kau dalam kegelapan…………

penyesalan

Rasanya , terlalu pelik jika aku memaparkan apa yang telah terjadi dalam hidupku. Sekalipun aku tidak menyalahkan takdir, karena takdir tak dapat diubah, kecuali jika Sang Pencipta menginginkannya. Tapi yang kusesali adalah diriku sendiri. Yang tak pernah maximal dalam memahami, menyulitkan diri sendiri. Tak ada alasan bagi manusia untuk menyalahkan Takdir. Karena kehidupan bukan milik kita seutuhnya. Kehidupan adalah milik Sang Pencipta yang menciptakan Kehidupan.

Penyesalan memang selalu datang terlambat, namun tak ada salahnya jika kita secepat mungkin memperbaikinya. Memperbaiki kesalahan kita. Memperbaiki hilaf kita. Memperbaiki kekurangan kita. Terkadang, memang kita mengakui keterlambatan kita dan lantas kita menyerah, mengabaikan begitu saja. Namun, apakah dengan hanya menyerah, dan tidak berbuat sesuatu itu akan memperbaiki keadaan??? Tidak Kawan, justru itu akan memperburuk keadaan. Kita tidak tau apa yang akan terjadi esok hari, karena hal itu akan terus menjadi RahasiaNya. Dengan bergerak setidaknya kita telah berikhtiar memperbaiki kesalahan, melanjutkan episode kehidupan. Mengumpulkan Mozaik-mozaik kehidupan kita yang tercecer, merangkai puzle-puzle yang penuh misteri, menebak semua teka-teki kehidupan. Selalu ada makna dalam setiap langkah perjalanan kita. Meski terkadang, kita terlambat menyadari hikmah dari cerita hidup kita.

Maaf

beribu maaf aku ucapkan, hari ini, dan seterusnya aku akan meminta maaf……..

maaf untuk segalanya……..

maaf untuk kesalahan yang pernah aku lakukan…….

sebelum mata ini memejam, aku ingin membersihkan semua kotoran yang ada pada hati,

karena belum tentu esok pagi aku bangun dari tidur ini…..

..Image

maaf………………………

maaf………………………

maaf………………………