Mendung di awal Juli

Langitpun seolah tau apa yang menjadi gundahku……

Langit yang mengerubungiku tadi pagi membawa kabar yang masih misteri………

Ia datang dengan embun paginya yang sejuk………….

Kau tau?

Hari ini mereka datang dengan hati yang sama……

Mereka belum pergi meski siang berusaha mengusik,

Mataharipun masih mereka abaikan hingga siang tadi…..

mereka mengorbankan harinya hanya untuk menemaniku,

menemaniku sepanjang hari ini, hanya untuk menghiburku

menghiburku agar tak ada tangis yang keluar……

Langit, ah…. sebetulnya ia datang dengan awan juga, dengan embunnya, dengan buihnya, dan…tentu saja dengan hatinya yang berusaha membuatku untuk tetap kuat menghadapi gelombang pasang ini, “agar tangis itu tidak muncul……..”

kedatangan hujan gerimis sepanjang hari telah membuatku terharu akan kehadirannya, bersama kawan kawannya…. yang semalam aku berdoa, agar mereka datang menghiasi hari yang aku mohonkan.

Tapi nampaknya, mataku tak dapat menahannya lagi.  Jadi biarkanlah aku berjalan dibawah hujan ini

Agar tak ada orang yang tau bahwa tangisanku mengalir bersama hujan…..